Total Statistik Pengunjung

21.1.14

Tambang Pasir Putih Rangkasbitung,BANTEN

Bersama Miner & Investor (Part 1)
Bersama Miner & Investor (Part 1)
Bersama Miner & Investor (Part 1)
Penandatanganan MOU antara Miner & Investor dihadapan Notaris (Part 1)
It's me...
Tambang Pasir putih,Citeras.Rangkasbitung.BANTEN
Tambang Pasir putih,Citeras.Rangkasbitung.BANTEN
Tambang Pasir putih,Citeras.Rangkasbitung.BANTEN
Tambang Pasir putih,Citeras.Rangkasbitung.BANTEN
Tambang Pasir putih,Citeras.Rangkasbitung.BANTEN
Tambang Pasir putih,Citeras.Rangkasbitung.BANTEN
Tambang Pasir putih,Citeras.Rangkasbitung.BANTEN
Tambang Pasir putih,Citeras.Rangkasbitung.BANTEN
Tambang Pasir putih,Citeras.Rangkasbitung.BANTEN
It's me..
Tambang Pasir putih,Citeras.Rangkasbitung.BANTEN
Tambang Pasir putih,Citeras.Rangkasbitung.BANTEN
Tambang Pasir putih,Citeras.Rangkasbitung.BANTEN

Kiriman buat Kawan diBambu Apus,Jaktim..lumayan buat uang rokok..:)
Tambang Pasir putih,Citeras.Rangkasbitung.BANTEN

Tambang Pasir putih,Citeras.Rangkasbitung.BANTEN
It's me...

17.8.13

HUT-RI 68

Selamat Ulang Tahun NKRI ke 68,semoga Allah SWT selalu melindungi kita semua,amien...
Merdeka ....!!!

15.6.13

AL ISLAM


Tauhid (Arab :توحيد), adalah konsep dalam aqidah Islam yang menyatakan keesaan Allah.
Tauhid menurut (salafi) dibagi menjadi 3 macam yakni tauhid rububiyah, uluhiyah dan Asma wa Sifat. Mengamalkan tauhid dan menjauhi syirik merupakan konsekuensi dari kalimat syahadat yang telah diikrarkan oleh seorang muslim.

 

 

 

Pembagian tauhid :

 Rububiyah

Beriman bahwa hanya Allah satu-satunya Rabb yang memiliki, merencanakan, menciptakan, mengatur, memelihara, memberi rezeki, memberikan manfaat, menolak mudharat serta menjaga seluruh Alam Semesta. Sebagaimana terdapat dalam Al Quran surat Az-Zumar ayat 62 :"Allah menciptakan segala sesuatu dan Dia memelihara segala sesuatu". Hal yang seperti ini diakui oleh seluruh manusia, tidak ada seorang pun yang mengingkarinya. Orang-orang yang mengingkari hal ini, seperti kaum atheis, pada kenyataannya mereka menampakkan keingkarannya hanya karena kesombongan mereka. Padahal, jauh di dalam lubuk hati mereka, mereka mengakui bahwa tidaklah alam semesta ini terjadi kecuali ada yang membuat dan mengaturnya. Mereka hanyalah membohongi kata hati mereka sendiri. Hal ini sebagaimana firman Allah “Apakah mereka diciptakan tanpa sesuatu pun ataukah mereka yang menciptakan? Ataukah mereka telah menciptakan langit dan bumi itu? sebenarnya mereka tidak meyakini (apa yang mereka katakan).“ (Ath-Thur: 35-36)
Namun pengakuan seseorang terhadap Tauhid Rububiyah ini tidaklah menjadikan seseorang beragama Islam karena sesungguhnya orang-orang musyrikin Quraisy yang diperangi Rasulullah mengakui dan meyakini jenis tauhid ini. Sebagaimana firman Allah, “Katakanlah: ‘Siapakah Yang memiliki langit yang tujuh dan Yang memiliki ‘Arsy yang besar?’ Mereka akan menjawab: ‘Kepunyaan Allah.’ Katakanlah: ‘Maka apakah kamu tidak bertakwa?’ Katakanlah: ‘Siapakah yang di tangan-Nya berada kekuasaan atas segala sesuatu sedang Dia melindungi, tetapi tidak ada yang dapat dilindungi dari -Nya, jika kamu mengetahui?’ Mereka akan menjawab: ‘Kepunyaan Allah.’ Katakanlah: ‘Maka dari jalan manakah kamu ditipu?’” (Al-Mu’minun: 86-89).


Uluhiyah/Ibadah

 Beriman bahwa hanya Allah semata yang berhak disembah, tidak ada sekutu bagiNya. "Allah menyatakan bahwa tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia yang menegakkan keadilan. Para malaikat dan orang orang yang berilmu (juga menyatakan demikian). Tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia yang Mahaperkasa lagi Maha Bijaksana" ('Ali 'Imran: 18). Beriman terhadap uluhiyah Allah merupakan konsekuensi dari keimanan terhadap rububiyahNya. Mengesakan Allah dalam segala macam ibadah yang kita lakukan. Seperti salat, doa, nadzar, menyembelih, tawakkal, taubat, harap, cinta, takut dan berbagai macam ibadah lainnya. Dimana kita harus memaksudkan tujuan dari kesemua ibadah itu hanya kepada Allah semata. Tauhid inilah yang merupakan inti dakwah para Rasul dan merupakan tauhid yang diingkari oleh kaum musyrikin Quraisy. Hal ini sebagaimana yang difirmankan Allah mengenai perkataan mereka itu “Mengapa ia menjadikan sesembahan-sesembahan itu Sesembahan Yang Satu saja? Sesungguhnya ini benar-benar suatu hal yang sangat mengherankan.” (Shaad: 5). Dalam ayat ini kaum musyrikin Quraisy mengingkari jika tujuan dari berbagai macam ibadah hanya ditujukan untuk Allah semata. Oleh karena pengingkaran inilah maka mereka dikafirkan oleh Allah dan Rasul-Nya walaupun mereka mengakui bahwa Allah adalah satu-satunya Pencipta alam semesta.

 

Asma wa Sifat

Beriman bahwa Allah memiliki nama dan sifat baik (asma'ul husna) yang sesuai dengan keagunganNya. Umat Islam mengenal 99 asma'ul husna yang merupakan nama sekaligus sifat Allah.

Tidak ada tauhid mulkiyah

Tauhid itu ada tiga macam, seperti yang tersebut di atas dan tidak ada istilah Tauhid Mulkiyah ataupun Tauhid Hakimiyah karena istilah ini adalah istilah yang baru. Apabila yang dimaksud dengan Hakimiyah itu adalah kekuasaan Allah Azza wa Jalla, maka hal ini sudah masuk ke dalam kandungan Tauhid Rububiyah. Apabila yang dikehendaki dengan hal ini adalah pelaksanaan hukum Allah di muka bumi, maka hal ini sudah masuk ke dalam Tauhid Uluhiyah, karena hukum itu milik Allah Subhanahu wa Ta'ala dan tidak boleh kita beribadah melainkan hanya kepada Allah semata. Lihatlah firman Allah pada surat Yusuf ayat 40. [Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas]
[Disalin dari kitab Syarah Aqidah

Dalil Al-Qur'an tentang keutamaan & keagungan tauhid

Allah Subhaanahu Wa Ta'aalaa berfirman: "Dan sesungguhnya Kami telah mengutus rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan): Sembahlah Allah (saja), dan jauhilah Thaghut itu" (QS An-Nahl: 36)
"Padahal mereka hanya disuruh menyembah Tuhan Yang Maha Esa; tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Maha Suci Allah dari apa yang mereka persekutukan" (QS At-Taubah: 31)
"Maka sembahlah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya. Ingatlah, hanya kepunyaan Allah-lah agama yang bersih (dari syirik)" (QS Az-Zumar: 2-3)
"Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan keta`atan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama dengan lurus" (QS Al-Bayinah: 5)

22.5.13

Manajemen waktu pengusaha sukses

Siapa bilang menjadi pengusaha itu bebas secara waktu? pada kenyataanya untuk menjadi wirausahawan sukses butuh keahlian agar bisa pintar-pintar membagi waktu, Bagi karyawan akan ada peraturan serta atasan yang bertugas menegur dan memberikan hukuman ketika tidak bisa bekerja dengan disiplin tinggi, kalau tidak tepat waktu maka perusahaan akan rugi karena produktifitas pegawainya menurun. Hal ini sangat jauh berbeda dengan kehidupan pengusaha yang aktifitasnya seenaknya sendiri tanpa ada yang menegur, namun ketika tidak bisa mengatur waktu dengan baik maka konsumen akan rugi dan usaha bisa bangkrut, jadi teguran itu langsung terletak pada keberhasilan atau kegagalan usaha, maka kondisi ini sangat besar kaitanya dengan kemampuan mengatur diri karena semakin bagus dalam mendisiplinkan diri maka hasil usaha juga akan semakin maksimal, lalu sebenarnya seperti apa dan bagaimana manajemen waktu seorang pengusaha sukses? mari berdiskusi dan berbagi ilmu disini :-)

Gambaran tentang manajemen waktu pengusaha sukses
  1. Menjadi pengusaha sukses itu atasanya adalah Tuhan, pengawasanya 24 jam non stop. setiap aktifitas akan ada pertanggungjawabanya, jika berbuat baik maka imbasnnya akan membawa kebaikan pada diri. tugas seorang pengusaha adalah menjadi hambanya yaitu menebar manfaat pada mkhluk Tuhan dengan bermacam bekal fasilitas kehidupan seperti badan, harta, keluarga, jabatan, ilmu, karyawan dll. dan semua bekal tersebut akan ditanyakan pertanggungjawabanya.
  2. Tuhan telah melatih manusia agar bisa disiplin dan bekerja secara baik dalam sebuah tim, metode pelatihanya adalah dengan bermacam-macam jenis ibadah seperti shalat berjamaah, puasa, zakat dll.
  3. Tuhan juga telah melatih pengusaha dengan bermacam perisitiwa kehidupan yaitu ada kalanya menemui kegagalan, ada kesuksesan, ada kelapangan, ada kesempitan. semua itu telah melatih seorang pengusaha agar bisa lebih tangguh dalam mengahadapi segala masalah kedepan.
  4. Karyawan itu juga seorang pengusaha, tapi baru sebagian bekal hidup yang digunakan. yaitu tubuh, ilmu, kendaraan untuk berangkat kerja dll. jika dapat bersikap disiplin dengan baik maka akan menjadi pekerja tangguh.
  5. Setelah berhasil melatih disiplin diri, maka masih ada persoalan dalam mengatur disiplin keluarga, karyawan serta orang-orang yang terkait dengan usaha. untuk itu seorang pengusaha harus punya jiwa pemimpin yang tinggi, bukan berjiwa manajer yang mengatur dengan suasana menakut-nakuti.
  6. Yang lainya silahkan ditebak sendiri, karena setiap orang adalah unik jadi punya kemampuan dan kelebihan pada sisi tertentu yang lain dari pada yang lain.

Jadi intinya adalah seorang pengusaha sukses sudah pasti dekat dengan Tuhan, melaksanakan segala perintah dan menjauhi laranganya sehingga dapat berimbas pada bagusnya pola kehidupan sehari-hari, termasuk juga dalam hal kemampuan membagi waktu dengan baik sehingga setiap usaha yang dijalani dapat menuai keberhasilan. yang dimaksud kesuksesan disini bukanlah banyaknya harta karena dalam uraian diatas sudah kita jelaskan bahwa harta itu bukanlah tujuan usaha, tetapi bagian dari macam-macam bekal untuk menjadi wirausahawan. kesuksesan berarti ketika kita bisa menemukan keberkahan, ketenangan dan kebahagiaan hidup di dunia maupun akherat, itulah gambaran tentang kesuksesan yang sesungguhnya, dan pengusaha yang pintar membagi waktu pasti bisa mendapatkanya dengan mudah, semoga sukses :-)