Total Statistik Pengunjung

17.10.19

Do'a-Dzikir Ayat Kursi,khasiat dan cara berdo'a

Doa-Dzikir AYAT KURSI, Khasiat dan Cara Berdoa


Ayat Kursi :

اللَّهُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ لاَ تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَ لاَ نَوْمٌ لَهُ مَا فِي السَّمَوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلاَّ بِإِذْنِهِ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ وَ لاَ يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلاَّ بِمَا شَاءَ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضَ وَ لاَ يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ.


Alloohu laa ilaaha illaa huwal hayyul qayyuum, laa ta’khudzuhuu sinatun wa laa nauum. Lahuu maa fissamaawaati wamaa fil-ardh. Man dzalladzii yasyfa’u ‘indahuu illaa bi-idznih. Ya’lamu maa baina aidii-him wa maa khalfahum wa laa yuhiithuuna bisyai-in min ‘ilmihii illaa bimaa syaa-a, wasi’a kursiy-yuhus-samaawaati wal-ardha, wa laa ya-uuduhuu hifzhuhumaa wa huwal ‘aliyyul ‘azhiim.

Artinya : “Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa`at di sisi Allah tanpa izin-Nya. Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.”. (QS Al-Baqoroh : 255)

Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang membaca ayat Kursi setiap selesai Shalat Fardhu, maka tidak ada diantara dirinya dan surga selain mati. Barangsiapa yang membacanya sewaktu hendak tidur, ia akan selalu mendapatkan penjagaan Allah dan tidak akan didekati oleh syetan sampai datang waktu pagi. Barangsiapa yang membacanya dan (diteruskan dengan) membaca dua ayat sesudahnya (QS al-Baqarah ayat 256 dan 257), empat ayat pertama surat al-Baqarah (ayat 1 s.d. 4) dan tiga ayat terakhir surat al-Baqarah (ayat 284 s.d. 286), maka selama waktu malam itu syetan tidak akan memasuki rumahnya sampai datang waktu pagi”.

Penjelasan :

Didalam kitab Abwabul Faraj ditambahkan beberapa riwayat Hadis tentang keutamaan ayat Kursi, diantaranya adalah hadis yang diriwayatkan dari Ubay bin Ka’ab ra, yang menjelaskan bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Wahai Abu Mundzir! Ayat apakah yang terbesar (rahasianya) didalam Al-Qur’an?”. Ubay menjawab, “Hanya Allah dan Rasul-Nya yang lebih tahu”. Beliau SAW. lalu menunjukkan jawabannya, “Alloohu laa ilaaha illa huwal hayyul qayyuum ... (sampai akhir)”. Selanjutnya beliau memegang dada Ubay seraya bersabda, “Semoga dadamu penuh dengan ilmu”. (HR Ahmad, Muslim, Abu Dawud, Al-Hakim dan At-Turmudzi).

Ayat Kursi mengandung lima Asmaul Husna yang agung : Allah, al-Hayyu, al-Qayyum, al-‘Aliyyu dan al-‘Azhim, yang masing-masingnya memiliki manfaat, khasiat dan rahasia tertentu jika hal itu dibaca secara rutin, ajek dan terus menerus.

Orang yang mau mewiridkan atau membaca secara rutin :

اللَّهُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ


(Alloohu laa ilaaha illaa huwal hayyul qayyuum)


 Maka ia akan segera memperoleh manfaatnya yang berkaitan dengan mencari urusan duniawi, ketinggian pangkat. Dicintai orang (mahabbah), dan terutama dalam urusan keagamaan/ukhrawi.

Jika memiliki hajat tertentu, gabungkan kalimat tauhid (لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله) dengan salah satu Asmaul Husna yang isi kandungannya sesuai dengan yang kamu kehendaki. Bacalah secara rutin dengan penuh kekhusyukan, hajatmu akan segera terkabul. 

Misalnya : لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله الرَّزَّاقُ   untuk mencari rizki; لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله الْمُعِزُّ    untuk mencari kehormatan dan pangkat; لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله الْعَلِيْمُ     untuk kelancaran mencari ilmu; لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله الْوَدُوْدُ    agar dicintai, disayangi orang dan selainnya.

الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ  berkaitan dengan keluhuran dan keagungan. Orang yang merutinkan membacanya, akan memperoleh keluhuran, kemuliaan, dan pangkat-derajat yang agung. Orang yang merasa takut menghadapi penguasa, pejabat yang zhalim / bengis, atau musuh, penjahat atau orang zhalim, bacalah terus menerus sewaktu akan menghadapinya.

Jika memiliki hajat atau persoalan penting, bacalah secara rutin :  اللَّهُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ الْعَلِيُّ الْعَظِيْم   sambil menghadap kiblat di tempat dan waktu yang mulia, maka segala doa permohonannya akan segera terkabul.

Mengenai tata cara mengamalkannya, para ulama salaf bersepakat membaca ayat kursi sebanyak bilangan hurufnya, yakni 170 kali; atau sebanyak kalimatnya, yakni 50 kali; atau sebanyak bilangan para Rasul dan Ahli Badar, yakni 313 kali. Membaca dengan masing-masing bilangan tersebut akan membawa manfaat yang beragam.

Diantara mereka ada yang membaca Ayat Kursi dari awal sampai akhir, dan setiap kali sampai pada bacaan : وَ لاَ يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ Diulang-ulang 70 kali.  Kemudian membacanya lagi dari awal, dan begitu seterusnya, sampai mencapai jumlah 70 x Ayat Kursi.

Diantara khasiatnya yang lain, jika anda akan menghadap pejabat/penguasa yang jahat atau hakim yang zhalim, sewaktu memasuki kantornya atau ruang kerjanya, bacalah Ayat Kursi, lalu disambung dengan membaca doa di bawah ini, dengan seizin Allah swt, maka mulut orang itu seakan-akan terkunci, tidak berkutik dan berani macam-macam, serta tidak akan berhasil melaksanakan rencana jahatnya. 

Berikut ini doanya :

يَا حَيُّ يَا قَيُّوْمُ, يَا بَدِيْعَ السَّمَاوَاتِ وَ اْلأَرْضِ, يَا ذَا الْجَلاَلِ وَ اْلإِكْرَامِ, أَسْأَلُكَ بِحَقِّ هَذِهِ اْلآيَةِ الْكَرِيْمَةِ وَ مَا فِيْهَا مِنَ اْلأَسْمَاءِ الْعَظِيْمَةِ اَنْ تُلْجِمَ فَاخُ عَنَّا وَ تُخْرِسَ لِسَانَهُ حَتَّى لاَ يَنْطِقُ اِلاَّ بِخَيْرٍ اَوْ يَصْمُتْ, خَيْرُكَ يَا هَذَا بَيْنَ عَيْنَيْكَ وَ شَرُّكَ تَحْتَ قَدَمَيْكَ.


Yaa Hayyu yaa Qayyuum, yaa Badii’as-samaawaati wal ardhi, yaa dzal jalaali wal ikraam. As-aluka bihaqqi haadzihil aayatil kariimati wamaa fiihaa minal asmaa-il ‘azhiimati an tuljima faahu ‘annaa, wa tukhrisa lisaanahuu hattaa laa yanthiqu illaa bikhairin au yashmut. Khairuka yaa haadza baina ‘ainaika wa syarruka tahta qadamaika.

Artinya : “Wahai Yang Maha Hidup lagi Yang Maha Berdiri sendiri (mengurusi makhluk-Nya), wahai Pencipta langit dan bumi, dan wahai Tuhan Yang memiliki keluhuran dan kemuliaan. Aku memohon kepada-Mu dengan perantaraan (Ayat Kursi) yang mulia ini dan rahasia yang tersembunyi di balik al-Asma-ul A’zham, kiranya Engkau mengendalikan mulutnya dariku dan menjaga (mengunci) lisannya sehingga tidak mampu berbicara kecuali yang baik-baik atau diam. Kebaikanmu, wahai orang (yang sedang aku hadapi ini), terbayang jelas di depan kedua matamu dan kejahatanmu berada (terinjak) di bawah kedua telapak kakimu.”



13.10.19

Dzikir Allah - Hu (2)

NurKasih NurHidayat

[KAFIAT NAFAS ZIKIR HU - ALLAH - PART II]

بسم الله الرحمن الرحيم

KAFIAT NAFAS ZIKIR HU - ALLAH - PART II
""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""
NAFAS :
- Mengenal Nafas
- Mengenal Asal usul nya Nafas
- Mengenal Datang nya Nafas
- Mengenal Reservoir Nafas
- Mengenal Puncak Kedatangnya Nafas
- Menghargai Nafas dengan Haqqul Yakin
- Melihat kedatangan Nafas dari Pandangan Ainul Yakin
- Tarbiyyah diri dengan Muttu Qablaan
tammutu [ hadits]
Latih mematikan diri
___________________________________
- Latihlah pergerakan Allah (memulangkan Zat, Sifat, Asma, Af’al Allah) Dengan Muraqabh dan Musyhadah.
- Latihlah Ilmu Allah dengan KALIMAT Syahadah dan Syuhud (Qudrat ”Kuasa”, Iradat” berkehendak”, Ilmu ”ilmu”, Hayat ”hidup”).
___________________________________
Bagi kaum Arifinbillah :
- Nafas adalah Imej cermin dari Roh.
- Nafas adalah kembaran bagi Ruh.
- Ruh adalah hakikat dan nafas adalah syariatnya di alam ini.
- Ruh ibarat kapal, ombak bagaikan nafas.
- Jika tenang ombak, tenanglah perjalanan kapal.
- Begitu juga Ruh, jika nafas seorang hamba tenang, maka ia memberi kesan pada ruhnya.
___________________________________
Kaum Arifinbillah dan ahli Rohani amat mementingkan latihan pernafasan. Bila pernafasan baik, maka akan baiklah perjalanan ruh dengan ROBBnya.
Emosi amat mempengaruhi pernafasan, baik ia dalam keadaan marah “stress” atau tenang. Jika seseorang itu berhasil mengawal emosinya maka tenanglah ia.
___________________________________
Mereka yang tidak mementingkan rohani adalah seperti jasad yang tiada Roh, mereka amat dibodohi oleh syaitan, apa gunanya sebatang jasad walaupun ia seorang raja, seorang yang cantik dan kaya jika tiada Roh dan Nyawa, maka akan di kebumikan dengan secepat mungkin (mayat namanya).
___________________________________
Roh dan kerohanian amat penting dalam memahami pengertian hidup dan perjalanan hidup ini .
Nafas berasal dari Robbul Alamin.
___________________________________
Bagiamana mengenal turunnya dan naiknya Nafas ini dari sebatang tubuh
yang tidak ada hawl dan quwwah..??
___________________________________
Bagaimana ratusan ribu bahkan jutaan makhluk menerima Nafas turun, Nafas naik dengan secara sistematik dan secara teratur tanpa ada gangguan, dan tiada kehilangan satu nafaspun yang terkendala dalam jutaan tahun kecuali jika sudah sampai ajal maut seseorang itu dengan taqdir Nafas dan usia hayyatnya.
___________________________________
Nafas adalah sumber kehidupan, tanpa nafas hancurlah kehidupan.
Nafas adalah al-Hayat yang datang dari Tuhan, ia adalah rahasia Illahi.
___________________________________
Para ulama sufi mengamalkan zikir nafas untuk pembersihan rohani, manakala para ahli “tenaga dalam” mengamalkan pernafasan untuk mengaktifkan tenaga ghaibnya sehingga dapat melakukan perkara dg kekuatan jasad.
Kaum sufi menamakannya sebagai Nasma yaitu gabungan antara Ruh Jasmani dan jasad.
___________________________________
Zikir Nafas adalah lentera pengerak semua sistem rohani dan jasmani.
Zikir Nafas adalah merupakan IBU dari segala zikir yang mempunyai banyak keistimewaan yaitu mampu membersihkan segala kotoran dalam dan rohanni .
___________________________________
Zikir Nafas ini ada pecahan dan rangkaiannya tersendiri.
Pecahan zikir ini ialah zikir Nufus, zikir Tanafas dan zikir Amfas. ~> Keempat-empatnya saling berkaitan diantara satu sama lain.
Bermula nafas itu karena anfas, dan hidup anfas itu karena nuffus, manakala hidup nufus itu dengan rahasia dan rahasia itulah merupakan (diri) rahasia Allah.
Nufus, Anfas dan Tanafas itu adalah satu perkara yang ghaib ~> yang wujud tanpa dapat dirasa dan dilihat seperti juga nafas.
___________________________________
Adalah kurang etis jika membicarakan sesuatu yang tidak boleh dibuktikan dengan ilmu yakin, ataupun ainul yakin. Karena ini akan menimbulkan fitnah besar kepada pembicaranya kelak.
Sudah menjadi ghaib manusia akan menolak sesuatu yang tidak tercapai oleh akal dan ilmunya, meskipun jalan paling baik jika ia mendiamkan diri (tawakuf) disamping belajar untuk memahaminya.
___________________________________
Kedudukan Sistem Bathin dan Spiritual ini bergerak dengan Kuasa Qudrat yang mutlak dan hanya dapat dilihat dengan mata hati oleh mereka yang telah hidup hati mereka secara zahir dan bathin.
Tanpa ILMU Matahati memang hati tidak akan terbuka dan hidup, dan tidak akan dapat memperhatikan keajaibaan hati ini.
___________________________________
Kedudukan Anfas ialah di Hidung.
Kedudukan Tanafas di Telinga.
Kedudukan Nufus di Jantung,
Kedudukan Nafas ialah di Mulut.
Anfas, Nafas, Tanafas dan Nufus ini merupakan satu “kuasa” ataupun keadaan yang keluar masuk (bergerak) dalam tubuh seseorang manusia.
___________________________________
Apakah insan mudah memahami
pergerakan sistem spiritual dan rohani ini tanpa mengenal Robbnya dan ILLAH nya..??
Sekali-kali ia tidak akan mengenal Robb nya tanpa ILMU KALIMAH LA ILAHA ILLALLAH.
Semua sistem pengerakan Nafas, Anfus, Tanafas adalah satu sistem Unggul dan ajaib yang penuh dengan mukjizat.
___________________________________
Tanafas bergerak di telinga,
Nufus bergerak dijantung,
Anfas bergerak di hidung, sementara Nafas pula dimulut.
Diantara keempat unsur ini, Nafaslah yang bisa dirasa dan disentuh serta mudah untuk diyakini (kalau kita membicarakan) karena setiap orang bisa merasakan dengan perasaan zahir.
___________________________________
Zikir yang digabungkan dengan teknik pernafasan yang betul, atau disebut oleh ahli Tasauf sebagai zikir nafas, akan memberi kesan yang hebat.
Imam Ghazali mengatakan zikir yang dilakukan dengan cara menahan nafas akan mempercepat proses penyucian hati (membakar mazmumah).
___________________________________
Pernafasan yang betul akan memaksimumkan penyerapan oksigen yang amat penting dalam kehidupan dan kesehatan manusia.
Kekurangan oksigen menyebabkan seseorang mengalami berbagai penyakit seperti kanker, gangguan saraf, leukemia dll.
___________________________________
Teknik Terapi Zikir pernafasan:
> Kita Hendaklah Bersuci Terlebih dahulu.
Duduk relaks dengan punggung tegak, lalu amati nafas yang keluar masuk, kemudian ikuti gerak nafas, jangan mengatur nafas, biarkan nafas keluar masuk dengan bebas.
___________________________________
> Posisi badan tegak, kepala lurus dengan tulang punggung, Sebaiknya bagi Pemula Mata Dipejamkan, mulut tertutup rapat dan lidah sedikit ditekuk diatas ( langit-lagit).
___________________________________
Tarik nafas perlahan-lahan dan dalam-dalam, dada digembungkan, perut dikempeskan se-kempes mungkin dan dikeraskan, agar energi yang dibangkitkan besar, dengan penuh perasaan, rasakan seolah – olah energi Ilahi masuk melalui pusat ( umbilicus ) naik keatas menembus ubun – ubun sampai ke titik omega -titik tak berhingga.
___________________________________
Tahan selama beberapa detik agar diproses oleh paru-paru, Tahan napas di bawah pusar, kemudian Energi Illahi yang terang benderang diturunkan kembali ke kepala sampai ke tengah dada dan Keluarkan nafas perlahan – lahan dari lubang hidung.

Berarti 1 x putaran nafas sudah kita selesaikan.
___________________________________
> Penarikan Nafas harus dengan tertib dan juga secara natural tanpa dipaksa
atau pun didesak, sebab hal ini akan gagal menghasilkan satu proses yang mukammil.
___________________________________
> Kemudian tarik nafas kembali dalam-dalam, tahan selama beberapa detik, dan selanjutnya [ sebaiknya 5-1-5 atau 10-1-10 atau pun 3-1-3] , tarik 3 saat -tahan 1 saat dan lepas 3 saat ] atau ikut kekuatan daya tarikan dan hembusan.
___________________________________
> Lanjutkan terapi pernapasan dengan dada tetap digembungkan, dan perut tetap dikempeskan dan dikeraskan.
Menarik nafas dengan membayangkan menghirup udara yang bersih dan sehat, lepaskan napas dengan membayangkan membuang penyakit, racun dan udara kotor.
___________________________________
Nafas ditahan agar proses biologis didalam paru-paru berlangsung sempurna, yaitu : oksigen yang diudara diserap oleh paru-paru ( secara maximal ) dan udara kotor beracun ( CO2 ) dilepaskan ke-udara untuk kemudian dibuang keluar saat melepaskan napas.
___________________________________
( Dengan bernapas biasa maka proses berlangsung tidak sempurna, karena belum sempat terjadi pertukaran secara lengkap, udara sudah dikeluarkan lagi dari paru-paru ).
___________________________________
Ketika anda bernafas tepat pada tarikan oksigen, maka yang harus anda fokuskan ialah lafadz "HU (Dia)". baru setelah hembusan nafas maka fokuskan pada lafadz "ALLAH". begitu terus berulang- ulang.
___________________________________
Perlu diingat, bahwa pada lafadz "HU" harus benar-benar anda rasakan, Dia mengalir di pembuluh-pembuluh nadi dan menyebar ke segenap penjuru organ tubuh.
___________________________________
Pada lafadz "ALLAH" ketika dihembuskan, rasakan bahwa yang diluar tubuh anda tidak lepas dari "Tangan-Nya".
Jika anda ikhlas semata karena Allah, maka anda akan bertatapan dengan- Nya, tentunya bukan dengan panca indera, tapi lebih dari itu.
___________________________________
Jika anda ingin tahu metode dzikir nafas walisongo yang lain (kecuali Raden Syarif Hidayatullah/Sunan Gunung Jati) tinggal membalik "HU" pada hembusan nafas, dan "ALLAH" pada tarikan nafas.
___________________________________
Waktu ingin melakukan zikir nafas kita wajib memulangkan Zat, Sifat, Af’al kita kepada Zat, Sifat, Af’al Allah ~> yang berarti memulangkan segala wujud kita yang zahir kepada wujud kita yang batin yaitu Ruh dan pulangkan wujud Ruh pada hakikatnya Wujud Yang Qadim Zat Allah juga.
___________________________________
La maujud illaLlah yang maksudnya adalah tiada yang ada di alam ini pada
hakikatnya melainkan Allah jua.
Hakikat nafi pada diri kita ialah
la wujud (tiada yg wujud) ,
la qadir (tiada yg Maha kuasa),
la hayun, la muridun,
la alimun (tiada yg Maha mengetahui),
la samiiun (tiada yg mendengar) ,
la basirun (tiada yg Maha melihat),
la mutakalimun fil haqiqah illaLah.
___________________________________
Berkata para Arifbillah,
”matikan diri kamu sebelum kamu dimatikan”.[ Hadits Sohih].

Mati disini dibagi empat (4) :
1) Mati Hissii
yaitu seolah-olah sudah bercerai ruh dari jasad, tiada daya upaya walau sedikitpun jua pada hakikatnya hanya Allah yang berkuasa, kemudian dimusyahadahkan didalam hati dengan menyaksikan kebesaran sifat Jalal dan JamalNya dan kesucianNya.
___________________________________
2) Apa hakikat Asolatu Miraju lil Mukminiin.
Miraj yaitu lepas sempurna mematikan diri kita, hendaklah melakukan miraj artinya menaikkan nafas kita melalui alam “Qaba qawsain au adna” yaitu
antara kening merasa penuh limpah dalam alam Qudus yaitu dalam benak kepala kita hingga hilang segala ingatan yang lainnya.
Ini dinamakan mati ma’nawi yaitu hilang segala sesuatu didalam hatimu melainkan hanya berhadapan pada Allah juga.
___________________________________
3) Mati dalam Hidup dan Hidup dalam kematian, inilah hakikat matilah kamu sebelum kamu di matikan.
Mati segala usaha ikhtiar segala daya upaya diri kita hanya kita mendirikan sembahyang dengan melihat pada mata hatinya dari Allah, dengan Allah dan untuk Allah.
___________________________________
Dari Allah mengerakkan Ruhaniah, dari ruhaniah mengerakan Al-Hayat, dari Al-Hayat menggerakkan nafas dan dari nafas menggerakkan jasad dan pada hakikatnya itu Allah jua yang menggerakkan semuanya, sebagaimana firmaNya:
“Dan tiadalah yang melontar oleh engkau ya Muhammad Sala Allahu Alaihi Wasalam - ketika engkau melontar tetapi Allah yang melontarnya…”.
Pada pandangan dzahirnya perbuatan hamba tetapi pada pandangan matahati perbuatan Allah jua.
___________________________________
4) Mati dalam tidur ini adalah satu rahasia marifat dalam hidup yang hanya diketahui oleh para Arif Billah dan Alimbillah, bukan oleh alimbil kitaab.
Zikir Nafas adalah Ummul Zikir yang mampu memberi kekuatan Rohanni adalah Zikir Khafi, ini di jelaskan dalam beberapa hadits sohih.
Zikir Nafas adalah sebagai Nur Cahaya yang memancar keseluruh jiwa seorang pengamal Zikir Nafas, besar faedahnya untuk memecahkan kekentalan darah hitam yang berada dihati yang dianggap sebagai istana iblis itu.
Selagi istana Iblis tidak terpecah dan hancur musnah Nur Qalbi sebagai penyuluh lampu ma’rifat yang diharapkan itu tidak mungkin diperoleh.
___________________________________
Nur itu tidak akan bersinar menyuluh kegelapan dalam diri. Kalau pun ia menyala tetapi cahayanya tidak terang.
Sabda Rasulullah saw:
MAN ARAFA NAFSA FAQAD ARAFA RAB’BAH WAMAN ARAFA RAB’BAH FASADA JASAD.
“Siapa yang mengenal dirinya, tentu dia mengenal Robbnya dan siapa yang mengenal Robbnya, maka binasalah dirinya.”.
Firman Allah swt:
“Dari Allah kau datang kepada Allah kau dikembalikan” (QS. al-Baqarah:156)
___________________________________
Apabila Ruh diturunkan kebumi, ia berhajat pada Sifat Iftiqar Allah untuk berfungsi diatas muka bumi ini..
Jika tiada Sifat Iftiqar, Ruh tidak berfungsi. Ini disebabkan karena ia memiliki sifat yang suci dan tinggi yang tiada pengetahuan dan kehendak terhadap alam yang rendah (dunia).
Oleh karena itu diperlukan Sifat Iftiqar untuk melaksanakan tugas sebagai khalifah, di kehidupannya dan dunia.
___________________________________
4 Sifat Iftiqar yaitu :
Sifat Qudrat,
Hayat,
Iradat,
Ilmu.
___________________________________
Sebelum Ruh dimasukkan ke dalam jasad, Allah melapisi Ruh Al-Qudsi dengan lapisan-lapisan sampai ke alam “Mulkiah” yang disebut “Qiswah Unsuriah” yaitu alam Jabarut, alam Malakut dan alam Mulki karena kekuatan Ruh Al-Qudsi dapat menghancurkan jasad, sebagaimana cahaya matahari yang dihalangi cahayanya bumi dengan berbagai lapisan agar tidak terbakar bumi ini karena kepanasannya.
Firman Allah swt:
“Lalu kutiupkan Roh-Ku dalam tubuh manusia.” (Al-Hijr:29)
___________________________________
1. QUDRAT (Kuasa):
yaitu dinyatakan pada (RUH JASMANI) dan diletakkan dalam jasad.
Ruh memerlukan jasad untuk bergerak di atas muka bumi. (NASMA “fizikal”: kuasa batin yang hebat).
TANAH: tubuh badan - istana hakikat.
___________________________________
2. ILMU (ilmu):
dinyatakan pada (RUH SULTANI) dan menjadi akal apabila digabungkan dgn unsur air dan diletakkan pd otak.
Ruh tidak akan dapat berfikir untuk kehidupan didunia tanpa ilmu bangsa dunia. (AIR: akal - ilham, laduni pandangan tajam hikmah).
AIR: otak - istana syariat.
___________________________________
3. HAYAT (hidup):
ia dinyatakan pada (RUH AL HAYAT) dan menjadi nafas apabila bergabung dgn udara.
Ruh memerlukan nafas untuk berhubung dgn nafas. (NAFAS: menstabilkan emosi, akal, kesehatan dan perjalanan Ruh).
ANGIN/udara: sistem pernafasan - istana tarikat.
___________________________________
4. IRADAT (berkehendak):
ia dinyatakan pada (RUH SAIRANI RAWANI) dan menjadi nafas apabila digabungkan dgn unsur api dan diletakkan dijantung/qalbi.
Ruh memerlukan nafsu yg bangsa dunia untuk memakmurkan dunia. (NAFSU: ketenangan, kasyaf, asyik, cinta, rindu, syuhud, makrifat)
API: jantung - istana makrifat.
___________________________________
Syaik Abdul Qadir Jailani, Di dalam Kitab Sirrul Asrar mengatakan:
Ruh adalah hakikat diri manusia yang sebenarnya.
Ruh adalah Nur cahaya yang tinggi yang dibalut dengan beberapa lapisan pakaian sebelum diturunkan ke alam dunia ini agar jasad tidak terbakar.
___________________________________
“Manusia itu rahasiaku dan Aku adalah rahsia manusia.” (Hadits Qudsi).
Setiap Ruh mempunyai tempat/ daerah ketika ia berada dalam jasad dan Setiap insan wajib mengetahui bagaimana mengolah setiap lapisan tersebut agar tersingkap baginya rahasia.
___________________________________
Kenali dirimu dengan merenungkan kedalam dirimu, niscaya engkau akan mengenali Tuhanmu tanpa huruf, tanpa suara, tanpa dalil dan tanpa perantara.
___________________________________
Galillah rahasia alam dirimu sendiri sehingga berjumpa dengan air dari alam Malakut, alam Jabarut dan akhirnya Lahut, niscaya kamu akan dapat menyaksikan kembali bagaimana dirimu berhimpun dan bertasbih di alam Lahut serta menyaksikan bagaimana dirimu bersaksi akan diri KeTuhanan sebagaimana firmannya:
”Adakah Aku Tuhan Kamu, (Ruh menjawab) Bahkan! Kami menyaksikan.” (QS. al-Araf:172)
___________________________________
Siapa yang sampai ke alam ini, ia mengambil ilmunya dari Allah tanpa perantara yaitu ilmu Laduni.
Di alam ini, ia beribadah dari Allah, dengan Allah dan untuk Allah. Pandangannya senantiasa melihat pada dua alam, melihat diriNya di alam zahir yaitu Af’al,Sifat dan Asma, bermusyahadah dengan ZatNya di alam lahut.
___________________________________
Adakala mereka itu fana (lebur) penglihatan di alam ini ketika mentajallikan rahasiaNya sehingga tiada yang dilihat melainkan Allah swt.
___________________________________
Bagaimana hendak Mengenal diri?,
Apa yang harus dikenali dengan diri ini ?,
Adakah Mengenal Jasad yang di kenalioleh semua orang kafir dan
mushrik agar dengan itu mereka bisa mengenal Robb mereka?,
___________________________________
Adakah mengenal Bathin saja tanpa mengetahui soal Rohani?,
Mengenal diri tanpa mengenal jalan mengenal diri, anda tidak akan sampai pada kehendak?,
___________________________________
Mengenal Jalan tanpa mengenal musuh akan tewas di separuh jalan.
___________________________________
Mengenal Musuh tanpa bersenjata akan dikalahkan.
___________________________________
Mempunyai senjata lengkap namun tidak mengenal maqam musuh akan menempuh kekalahan.
___________________________________
Mengenal senjata dan musuh tetapi tidak ada tarbiyah dari orang yg mengenal perjalanan dan kaidah juga akan binasa dalam kesesatan.
___________________________________
Siapa yang benar mengenal dirinya, akan binasalah dirinya, tenggelamlah ia dalam lautan kefakiran, tenggelam ia dalam lautan ketiadaan ke-Aku-an.
___________________________________
Didalam kitab Kasaful Asrar dinyatakan bahwa wujud insan adalah bayang-bayang kepada wujud Tuhan.
___________________________________
Tiada akan wujud bayang-bayang ini jika tiada yang empunya bayang-bayang, tidak bergerak bayan-bayang melainkan bergeraknya tuan empunya bayang-bayang.
___________________________________
Apabila kamu memandang diri kamu, memandang kewujudan dirimu, maka kamu wajib memahami bahwa kamu ada pemiliknya.
___________________________________
Wujud kamu menyatakan wujud diri-Nya. Dia ghaib dan kamu nyata, Dia hakikat dan kamu syariat, Dia adalah wujud dan kamu adalah bayang bagi wujud-Nya.
___________________________________
Lihatlah diri kamu lagi..,
pandanglah segala sifat yang ada pada diri kamu, lihatlah matamu, lihatlah telingmu, lihatlah mulutmu,lihatlah akalmu, lihatlah gerak diammu, lihat rasa hatimu. Semuanya tidak lain melainkan kenyataan sifat-sifat-Nya.
___________________________________
Semoga hati kita tidak dibutakan sama sekali, sehingga tidak mengenal Diri-Nya, yang meskipun Al-Ghaib tetapi sangat dekat sekali, bahkan lebih dekat Dia bila dibandingkan dengan urat nadi yang ada di lehernya sendiri.
___________________________________
Itu Berarti lebih dekat Dia meskipun dibandingkan dengan keluar masuknya nafas dalam dada.
___________________________________
Nb : Tuak Ilahi :
Barang siapa yang hidupnya sekarang ini (di dunia) buta (mata hatinya tidak mengetahui keberadaan Diri Tuhannya yang dekat sekali dan Wajib Wujud-Nya), maka kelak di akhirat juga akan lebih buta dan lebih sesat jalannya.
.
(TUAK ILAHI)

Dzikir Allah - Hu (1)

NurKasih NurHidayat

{KAFIAT NAPAS ZIKIR ALLAH-HU - PART I}

بسم الله الرحمن الرحيم

MEMBANGKITKAN TENAGA PRANA DENGAN  KAFIAT NAPAS ZIKIR  ALLAH-HU 

Assallammualaikum warahmatullahi wabarakatuh, 

Olah zikir napas 7 mashab ini sebenarnya sudah sangat umum di ketahui orang orang makrifatullah dan kebathinan yaitu menggunakan rahasia kekuatan kalimat ALLAH dan kalimat HU namun mungkin hanya hakikat siapa sebenar nya ALLAH yang dia sebut dan HU ini yang belum begitu banyak orang pahami secara mendetil,pada latihan 7 mazhab ini rahasia dari 2 kalimat ini di sebutkan oleh sang guru..lalu masih menurut guru saya dulu itu,zikir napas ALLAH dan HU ini sebenarnya kekuatan nya yang paling dasar artinya masih ada 6 tingkatan lagi nama ALLAH dan HU ini yang jauh lebih tinggi nilai kharomah nya jika di latih dengan olah napas yang sesuai dan dalam tulisan saya ini akan saya sampaikan ke 7 rahasia tingkatan ALLAH dan HU ini,semoga bermanfaat bagi kesehatan kawan kawan pembaca sekalian..

Baiklah bang agar lebih cepat maka saya akan jelaskan satu persatu ya bang seperti berikut ini

•Pertama

ALLAH...banyak orang yang melakukan olah napas dengan menyebut ALLAH tampa mereka ketahui mengapa harus menyebut bunyi ALLAH,apakah sebutan ALLAH saat menghirup napas atau menghembuskan napas maksudnya ALLAH yang di sembah itu atau menyembah ALLAH,bunyi nya sama bang..tapi makna dan perasaannya pasti akan berbeda,jika kita tidak tau mana di antara dua makrifat tadi maka olah napas zikir kita akan menjadi kacau balau bang..kalau lagi untung akan jadi obat tapi lebih banyak tak beruntungnya latihan itu akan menjadi penyakit.

Kalau saat menghirup napas kita menyebut kalimat ALLAH yang maksudnya memasuk kan zat yang di sembah itu kepada diri kita maka latihan seperti akan sangat berbahaya bang bagi diri orang tersebut karena dia sama dengan memasuk kan yang besar ke dalam yang kecil,tentu tidak kan pernah bisa bang..ibarat memasuk kan gajah kepada lobang botol.

Penjelasan sederhana nya begini...ALLAH yang dia sebut adalah zat yang dia sembah,DIA itu akbar/maha besar dan kita yang melakukan latihan adalah yang menyembah makna nya kita lah yang maha kecil..jadi sangat sulit untuk mendapatkan kekuatan dengan olah zikir napas seperti ini bang,seharusnya yang kecil lah yang bisa dan mudah masuk ke dalam yang besar..jadi dalam latihan yang benar nya adalah kita menghembuskan napas dengan menyebut kalimat ALLAH bukan menghirup napas,saat menghembuskan napas begini maka kita rasakan lah bahwa diri kita masuk ke dalam ke maha besaran ALLAH tadi.

•Kedua

HU...sangat banyak bang dalam ayat ayat kitab suci alquran surat yang membunyikan kalimat HU ini,di antara nya QUL HUWALLAHHU AHAD,ALLAH HUSSOMAD...surat lainnya ALLAH HU LA ILLAHAILLA HUWAL HAYYUL QOYYUM,pokoknya selalu ada kalimat HU di depan kalimat nama ALLAH,siapakah HU ini.. ?apakah dia nama Tuhan juga atau nama makhluk Tuhan,hal ini perlu kita ketahui bang agar posisi antara kita dengan Tuhan saat melakukan olah napas zikir ini jelas sehingga tidak terjadi saling merampas haq antara tuhan dan kita.

Guru saya dulu mengatakan..kalimat ALLAH itu lah zat dan HU itu sipat,..makna lain ALLAH lah Nurrullah dan HU itu Nur Muhammad,tambahan pengertian selanjutnya ALLAH itu sang maha pemberi dan HU itu lah yang meminta nanti jika telah mahir dalam latihan olah zikir napas 7 mashab ini maka akan terlihat bang bahwa ALLAH adalah Tuhan dan HU itu kekuatan Tuhan...jadi oleh sebab itu kita menghirup napas dengan menyebut kalimat HU karena kita meminta hidup,meminta kesehatan,meminta obat,meminta kekuatan..kita menarik kekuatan Tuhan yang ada dalam HU tersebut...

Sempurna nya gerakan zikir napas 7 mashab seperti berikut...

Berdiri dengan kedua kaki ter buka sekitar satu jengkalan tangan orang dewasa..lalu kedua telapak tangan masih bergantung lurus di samping badan namun telapak tangan telah di buka..mulai lah menghirup napas dari hidung dan saat memulai menghirup kedua telapak tangan di angkat seperti orang tengah berdoa,sampai di depan dada maka napas pun harus sudah terhirup semua nya,lalu hembuskan melalui hidung..lakukan cara ini dua kali ulangan..lalu pada hembusan ke empat maka napas di hembuskan melalui mulut dan saat napas keluar dari mulut hembusannya di bentuk huruf allah ( seperti menulis huruf allah dengan hembusan napas mulut) lakukan latihan seperti ini sebanyak 7x ulangan ya bang...biasanya pada ulangan ke 4 maka mata akan mulai melihat percikan percikan cahaya kecil seperti debu..nah itu sebenarnya Nur Muhammad tadi bang..kalau sudah nampak begini hirup percikan percikan cahaya tersebut dalam latihan berikut nya.

MAZHAB BERIKUTNYA (RAHASIA ALLAH DAN HU TINGKAT KEDUA)

Kalimat ALLAH pada tingkatan ini akan bernama QODRAT dan HU akan bernama IRADAT.

Maaf bang..ini mohon agak hati hati sedikit dalam mengamalkannya karena biasanya saat melatihnya akan timbul tekanan tekanan yang cukup kuat ke arah badan..maksudnya badan akan menjadi memiliki getaran getaran listrik dan jika terlalu asyik maka benda benda di sekitar nya terkadang mudah terpental dan rusak..mungkin pada tingkatan ini akan lebih cocok bagi orang orang yang senang dengan ilmu ilmu bela diri,jadi bagi yang berniat untuk kesehatan jasmani dan rohani zikir napas bagian ini boleh di langkahi saja maksudnya tidak di lakukan.

QODRAT wujud zahir nya adalah huruf Alif dan IRADAT wujud zahir nya adalah mim....jadi hiruplah yang dalam melalui hidung sampai di tekan di bawah pusat,posisi badan duduk dengan kaki di lipat di bawah pantat,saat napas sudah di bawah pusat maka tahanlah napas dan mulut di tutup,lalu ucapkan huruf 'mim' dengan nada panjang,suara bergumam...setelah tidak tahan maka hembuskan napas melalui mulut sambil menyebut dengan bersuara huruf 'alif ' sampai napas habis keluar semuanya.posisi kedua tangan berada di atas kedua paha...setelah napas normal kembali maka ucapkanlah " Allah qodrat,Hu iradat".lalu ulangi kembali latihan seperti ini beberapa kali sesuai dengan kebutuhan kita saja jumlah ulangannya.

•MAZHAB ZIKIR NAFAS KE TIGA

Kalimat Qodrat akan berubah menjadi HAQ dan kalimat iradat akan berubah pula menjadi HIQ

Zikir tingkat tiga ini lebih berat bang karena betul betul memasuk kan wujud wujud kekuatan Allah ke dalam serat serat tubuh nya,pada masa awalnya zikir napas tingkat tiga ini hanya di lakukan dalam kelambu tidur bang,karena olah napas zikir ini sangat di rahasia kan..konon menurut yang saya dengar zikir ini sangat mirip dengan suara auman lebah yang sangat ramai jika sudah menyatu dan asyik di lakukan oleh seseorang,dulu kalau saya lagi takut keluar rumah untuk melatih nya sebab di kampung saya jam 8 malam saja sudah sangat sepi bang..lampu PLN pun belum masuk waktu itu dan yang paling saya takutkan harimau liar sering masuk kampung kalau malam hari bang..hehe..jadi saya lakukan betul dalam kelambu sendiri..pernah sampai asyiknya abah saya keluar dan mengejar masuk ke kamar saya bang karena kelambu tidur dan kamar saya yang tebuat dari papan bergetar dan bergoyang goyang seperti terkena gempa,setelah saya di tegur abah saya saya hentikan zikir olah napasnya dan goyangan seperti gempa pun berhenti...zikir nya begini bang

'duduk bersila..lebih bagus setelah selesai sholat malam dengan pakaian kain sarung agar lebih longgar tenaga yang akan menghampiri kita,kalau pakai celana biasanya kekuatan yang datang akan terasa mengikat kuat ke badan sehingga jika memakai celana kita akan kesakitan.

tata cara nya tidak menghirup napas tetapi menghentak kan napas..proses nya begini " mulut di tutup,sedapat mungkin jangan menghirup napas panjang dari hidung,artinya napas yang ada dalam mulut saja yang di kelola..katakan kalimat HAQ di ucapkan sambil di tekan ke arah perut ( di tekan sambil di ucapkan dengan berguman sebab mulut tertutup biasanya perut akan bergerak mengembung) setelah di sebut HAQ maka mengejan lah ( maaf saya tak tau bahasa jakarta nya 'mengejan' ) dengan mengejan maka dubur akan tertarik ke atas..saat mengejan ini berguman lah dengan ucapan HIQ..lakukan berurutan dengan irama hentakan yang serasi maka akan terdengar kekuatan bunyi HAQ,HIQ,HAQ,HIQ secara bergantian dan tubuh akan mengeluarkan getaran yang sangat kuat..semakin khusuk maka akan semakin cepat suara zikir ini terdengar...semakin cepat maka kita akan segera memasuki alam fana sebuah alam spiritual yang di penuhi oleh berbagai hal hal ghaib..kalau boleh saat latihan zikir napas tingkatan ini tolong siapkan jam weker bang..karena kalau tidak ada yang mengingatkan maka kita akan hanyut berjam jam tampa sadar dalam melakukannya sampai terjadi hal seperti yang saya alami barulah kita dapat menghentikannya,jadi kalau ada jam weker kita kan dapat menentukan waktu latihannya.

•MAZHAB ZIKIR NAFAS KE EMPAT

Qodrat maujud kepada HUWA dan iradat maujud kepada HUWANG..posisi latihan zikir napasnya adalah berdiri dengan kedua betis kaki agak sedikit terbuka dan di rendahkan,kedua tangan berada bertumpuk di atas ubun ubun kepala,telapak tangan kiri sebelah bawah dan telapak tangan kanan di tumpuk di atas telapak tangan kiri,posisi nya seperti tengah menjunjung sesuatu.

Huwa menurut guru saya dulu adalah kekuatan taqdir yang tak bisa di ganggu gugat artinya huwa adalah kekuatan allah dalam berkehendak yang tidak dapat satu pun makhluk menyangkalnya,jadi makrifatullah kita di saat menyebut kalimat Huwa adalah fana/pasrah dan meyakini bahwa sekuat apapun ilmu,usaha dan doa tidak akan mampu merubah kehendak yang telah Allah tetapkan,dengan merasa begini maka latihan zikir napas ini akan menjadi tampa nafsu apapun,kita lakukan hanya sekedar karena ingin berikhtiar saja untuk sembuh namun jangan sekali kali kita meyakini latihan ke empat ini akan merubah qodrat illahi yang telah di tetapkan kepada kita...orang sini menyebutnya dalam kondisi fana.

Sedangkan HUWANG...adalah kehendak makhluk yang telah Allah serahkan total kepada makhluk itu untuk bertanggung jawab ke atas kehendak tersebut,dalam arti umumnya Huwang adalah kekuatan kehendak dan kumpulan segala keyakinan dan kepercayaan yang makhluk itu bisa..maka di saat menyebut kalimat Huwang dalam olah zikir napas nanti segala keyakinan akan apa yang kita lakukan harus teguh,kokoh dan tak ada satupun makhluk lain yang dapat menggoyahkannya...Huwang ini wujud nya adalah menjaga nyawa yang telah Allah berikan kepada kita,nyawa kita celaka atau selamat itu di serahkan kepada makhluk untuk menjaga nya sampai datang nanti huwa allah yaitu kematian,sebelum Huwa itu datang maka makhluk memiliki Huwang/kehendak yang telah di serah terima kan kepada makhluk tersebut...posisi lengkapnya seperti ini

'Berdiri dengan posisi seperti yang telah saya jelaskan di atas..hirup napas dengan lembut melalui hidung dan tahan di dada dengan membayangkan segala kekuatan kehendak masuk dan berkumpul di dalam badan kita,agar napas tidak masuk ke perut maka saat menghirup perut di kempiskan sehingga napas hanya akan berkumpul di dada,saat napas telah di dada maka dengan suara tenggorokan sebutlah kalimat 'Huwang' dengan pelan pelan dengan jumlah sampai mulai sesak karena kekurangan napas,lalu hembuskan napas melalui mulut,gigi di rapatkan saat napas keluar dan bergumanlah menyebut kalimat 'Huwa'saat menghembuskan ini tolong di rasakan segala kehendak kita masuk kepada kehendak yang lebih besar,satu lagi saat napas terhembus kedua telapak tangan yang bertumpuk di atas ubun ubun kepala di tarik menggeser ke bagian tepi kepala hingga telinga dan berakhir di samping leher.

Untuk kesembuhan penyakit asam urat,diabates,reumatik..sebaiknya latihan ini di ulang sebanyak 5 kali ulangan.

•MAZHAB ZIKIR NAFAS KE LIMA

HUWA,,akan maujud kepada rasa/perasaan hidup..dalam kalimat nya rasa hidup ini di sebut dengan HUWALLAHU sedangkan huwang akan maujud kepada HUWALLAZDI..zikir mazhab ke lima ini sering di sebut zikir kekuatan lidah karena gaya berzikirnya memanfaatkan gerak kan lidah secara khusus,dalam kepercayaan guru saya lidah itu adalah tali jantung nya hati,artinya semua urat urat halus di ujung lidah itu tersambung langsung kepada bagian hati tubuh manusia baik hati yang wujud maupun hati yang sirr/halus.

Posisi zikir nya duduk di kursi sehingga kaki dapat berjuntai menginjak tanah,kedua telapak tangan di biarkan terurai di samping badan ke bawah juga,saat akan memulai zikir ini maka ayunkan lah ke depan dan kebelakang kedua tangan tersebut dan mulai lah melakukan zikir nya yaitu sebutlah kalimat huwallahu dengan lidah menyentuh langit langit mulut saat mengeucapkan huruf "LAM"..dan saat menyebut 'LAHU' lidah di lepaskan dari menempel di langit langit sehingga secara otomatis akan ada napas yang terhembus ke luar,bergantian setelah menyebut huwallahu menyebut kalimat huwallazdi..semakin lama kawan kawan melakukannya maka di mulut kawan kawan akan mengalir hawa dingin yang sangat sejuk..jika telah sejuk hiruplah kesejukan itu hingga masuk kan ke dalam jantung,kawan kawan akan merasakan satu ketenangan yang luar biasa...sebaiknya di lakukan latihan ini pada malam hari apalagi di malam malam bulan suci ramadhan,rasa damai yang di hasilkannya sangat terasa sekali.

•MAZHAB ZIKIR NAFAS KE ENAM

HUWALLAHU maujud kepada ALIF dan HUWALLAZDI maujud kepada "YA"..alif berdiri di tiang khursani diri,ibu nya bernama Arasy dan bapaknya bernama Khursy..wujud nya dalam badan manusia adalah tiang khursani itu adalah tulang punggung belakang yang bengkok sedikit,ibu nya adalah tulang shulbi (tulang yang berbentuk angka 8 di atas dubur manusia dan bapaknya adalah tulang tengkuk/tulang leher belakang,,kalau tulang khursani tidak di asuh dan di rawat baik oleh ibu dan bapaknya maka tulang khursani itu akan menjadi tulang buangan,mudah sakit sakitan dan lemah,dalam zikir napas mazhab ke enam ini ibu dan bapak tulang alif ini akan mengasuh dan memberikan perhatian yang baik.

Sedangkan kalimat "YA" adalah pengunci penyakit dari segala pintu masuk di badan manusia,sehingga dengan melakukan zikir napas "YA" ini Insyaallah penyakit akan sulit masuk ke dalam badan orang yang melatihnya.

Posisi zikir napas mazhab ke enam ialah....napas di renggangkan,maaf mungkin kawan kawan dari pulau jawa atau pun yang telah lahir di kota belum pernah mendengar napas renggang ya atau merenggangkan napas,ini saya yakin bahasa asli dari kampung saya yaitu orang yang menguap saat mengantuk maka di sebut napas renggang atau merenggangkan napas..maaf bukan saya sok tau tetapi sebenarnya saat kita menguap itu napas yang keluar bukan dari lambung tetapi udara uap dari tulang khursani,coba kawan kawan menguap saat ngantuk rasakan pelan pelan pasti ada terasa tulang punggung tertarik atau berdenyut sedikit,sebenarnya udara uap dari tulang khursani saat kita menguap ngantuk itu sangat banyak gunanya jika pandai mengolahnya..lengkap nya begini..lakukan gerakan mulut seperti menguap saat mulut terbuka itu cobalah kawan kawan ucapkan kalimat "ALIF" dengan bunyi panjang...AAALLIIFF. (posisi badan bebas) hirup napas kembali lalu sebut huruf " YA" dan saat menguap sebut kembali huruf alif dengan tajwid panjang..lakukan berulang ulang sampai tulang punggung kawan kawan terasa hangat dan mengeluarkan keringat halus..ambil sedikit dengan jari keringat halus di bagian tulang sulbi lalu ambil juga keringat halus di bagian tengkuk leher belakang lalu oleskan kembali ke tulang punggung belakang,hal ini akan membuat tulang khursani kawan kawan menjadi kuat,tidak mudah terkilir dan secara jasmaniyah pintu pintu penyakit sebanyak 366 lubang di seluruh pori pori akan tertutup oleh hawa hangat tulang khursani kawan kawan...insyaallah badan akan sulit untuk sakit.

•MAZHAB ZIKIR NAFAS KE TUJUH

ALIF maujud kepada kalimat bismillahirrahman nirrahim dan YA akan maujud kepada kalimat innalillahi roji'un...bismillahirrahman nirrahim sebagai permulaan hayyat/hidup dan innallillahi rojiun sebagai penutup hayyat/hidup..kita memulai meminta hidup yang selamat,hidup yang sehat,hidup yang ber ilmu,hidup yang bermanfaat maka hiruplah napas dengan mengucapkan kalimat bismillahirrahman nirrahim,bacaan dan hirupan napas harus seimbang,maksudnya dari mulai menghirup maka mulai juga membaca dan saat napas habis terhirup juga habis bacaan bismillahirrahman nirrahim nya..tahan napas beberapa saat dan rasakan sipat hidup dalam diri kita,rasa hidup adalah rasa bahagia..kalau boleh saya sedikit menggambarkan,rasakan lah aroma kopi bagi orang yang menyukai kopi walau tampa kopi..jika dapat merasakannya maka itu lah rasa hidup..silahkan kawan kawan praktek kan dengan rasa hidup tadi yaitu rasakan satu pengalaman yang sangat membahagiakan dalam hidup kawan kawan saat menahan napas itu...lalu hembuskan napas melalui mulut dengan mengucapkan innallillahi rojiun dengan bacaan dan hembusan napas seimbang juga,lakukan berulang ulang kali sampai kawan kawan mendapatkan rasa hidup itu/dapat merasakan hal yang sangat bahagia..posisi badan dan tangan bebas dan boleh dalam posisi apa saja.

Nah begitu lah sedikit pengetahuan yang dapat saya serahkan kepada para pembaca ,semoga dapat menjadi Wasilah persahabatan dan kekeluargaan yang erat, Bagi yang berminat silahkan langsung saja di pelajari dan di pahami, jika sudah paham silahkan langsung juga di amalkan..tidak perlu meminta ijin kepada saya, kerana semestinya sudah diizin oleh Guru Bathin saya T.R.R.K S.H untuk saudara pembaca mengamalkannya.

Assallammualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

8.10.19

SUFI MUDA

Sufi Muda

Menemukan Tuhan Dalam Keseharian



MURSYID


Dalam setiap aktivitas rintangan itu akan selalu ada. Hal ini dikarenakan Tuhan menciptakan syetan tidak lain hanya untuk menggoda dan menghalangi setiap aktivitas manusia. Tidak hanya terhadap aktivitas yang mengarah kepada kebaikan, bahkan terhadap aktivitas yang sudah jelas mengarah menuju kejahatan pun, syetan masih juga ingin lebih menyesatkan.

Pada dasarnya kita diciptakan oleh Tuhan hanya untuk beribadah dan mencari ridla dari-Nya. Karena itu kita harus berusaha untuk berjalan sesuai dengan kehendak atau syari’at yang telah ditentukan. Hanya saja keberadaan syetan yang selalu memusuhi kita, membuat pengertian dan pelaksanaan kita terkadang tidak sesuai dengan kebenaran.

Dengan demikian, kebutuhan kita untuk mencari seorang pembimbing merupakan hal yang essensial. Karena dengan bimbingan orang tersebut, kita harapkan akan bisa menetralisir setiap perbuatan yang mengarah kepada kesesatan sehingga bisa mengantar kita pada tujuan.

Thariqah

Thariqah adalah jalan. Maksudnya, salah satu jalan menuju ridla Allah atau salah satu jalan menuju wushul (sampai pada Tuhan). Dalam istilah lain orang sering juga menyebutnya dengan ilmu haqiqat. Jadi, thariqah merupakan sebuah aliran ajaran dalam pendekatan terhadap Tuhan. Rutinitas yang ditekankan dalam ajaran ini adalah memperbanyak dzikir terhadap Allah.

Dalam thariqat, kebanyakan orang yang terjun ke sana adalah orang-orang yang bisa dibilang sudah mencapai usia tua. Itu dikarenakan tuntutan atau pelajaran yang disampaikan adalah pengetahuan pokok atau inti yang berkaitan langsung dengan Tuhan dan aktifitas hati yang tidak banyak membutuhkan pengembangan analisa. Hal ini sesuai dengan keadaan seorang yang sudah berusia tua yang biasanya kurang ada respon dalam pengembangan analisa. Meskipun demikian, tidak berarti thariqah hanya boleh dijalankan oleh orang-orang tua saja.

Lewat thariqah ini orang berharap bisa selalu mendapat ridla dari Allah, atau bahkan bisa sampai derajat wushul. Meskipun sebenarnya thariqah bukanlah jalan satu-satunya.

Wushul

Wushul adalah derajat tertinggi atau tujuan utama dalam ber-thariqah. Untuk mencapai derajat wushul (sampai pada Tuhan), orang bisa mencoba lewat bermacam-macam jalan. Jadi, orang bisa sampai ke derajat tersebut tidak hanya lewat satu jalan. Hanya saja kebanyakan orang menganggap thariqah adalah satu-satunya jalan atau bahkan jalan pintas menuju wushul.

Seperti halnya thariqah, ibadah lain juga bisa mengantar sampai ke derajat wushul. Ada dua ibadah yang syetan sangat sungguh-sungguh dalam usaha menggagalkan atau menggoda, yaitu shalat dan dzikir. Hal ini dikarenakan shalat dan dzikir merupkan dua ibadah yang besar kemungkinannya bisa diharapkan akan membawa keselamatan atau bahkan mencapai derajat wushul. Sehingga didalam shalat dan dzikir orang akan merasakan kesulitan untuk dapat selalu mengingat Tuhan.

Dalam sebuah cerita, Imam Hanafi didatangi seorang yang sedang kehilangan barang. Oleh Imam Hanafi orang tersebut disuruh shalat sepanjang malam sehingga akan menemukan barangnya. Namun ketika baru setengah malam menjalankan shalat, syetan mengingatkan/mengembalikan barangnya yang hilang sambil membisikkan agar tidak melanjutkan shalatnya. Namun oleh Imam Hanafi orang tersebut tetap disuruh untuk melanjutkan shalatnya.

Seperti halnya shalat, dzikir adalah salah satu ibadah yang untuk mencapai hasil maksimal harus melewati jalur yang penuh godaan syetan. Dzikir dalam ilmu haqiqat atau thariqat, adalah mengingat atau menghadirkan Tuhan dalam hati. Sementara Tuhan adalah dzat yang tidak bisa diindera dan juga tiak ada yang menyerupai. Sehingga tidak boleh bagi kita untuk membayangkan keberadaan Tuhan dengan disamakan sesuatu. Maka dalam hal ini besar kemungkinan kita terpengaruh dan tergoda oleh syetan, mengingat kita adalah orang yang awam dalam bidang ini (ilmu haqiqat) dan masih jauh dari standar.

Karena itu, untuk selalu bisa berjalan sesuai ajaran agama, menjaga kebenaran maupun terhindar dari kesalahan pengertian, kita harus mempunyai seorang guru. Karena tanpa seorang guru, syetanlah yang akan membimbing kita. Yang paling dikhawatirkan adalah kesalahan yang berdampak pada aqidah.

Mursyid

Mursyid adalah seorang guru pembimbing dalam ilmu haqiqat atau ilmu thariqat. Mengingat pembahasan dalam ilmu haqiqat atau ilmu thariqat adalah tentang Tuhan yang merupakan dzat yang tidak bisa diindera, dan rutinitas thariqah adalah dzikir yang sangat dibenci syetan. Maka untuk menjaga kebenaran, kita perlu bimbingan seorang mursyid untuk mengarahkannya. Sebab penerapan Asma’ Allah atau pelaksanaan dzikir yang tidak sesuai bisa membahayakan secara ruhani maupun mental, baik terhadap pribadi yang bersangkutan maupun terhadap masyarakat sekitar. Bahkan bisa dikhawatirkan salah dalam beraqidah.

Seorang mursyid inilah yang akan membimbing kita untuk mengarahkannya pada bentuk pelaksanaan yang benar. Hanya saja bentuk ajaran dari masing-masing mursyid yang disampaikan pada kita berbeda-beda, tergantung aliran thariqah-nya. Namun pada dasarnya pelajaran dan tujuan yang diajarkannya adalah sama, yaitu al-wushul ila-Allah.

Melihat begitu pentingnya peranan mursyid, maka tidak diragukan lagi tinggi derajat maupun kemampuan dan pengetahuan yang telah dicapai oleh mursyid tersebut. Karena ketika seorang mursyid memberi jalan keluar kepada muridnya dalam menghadapi kemungkinan godaan syetan, berarti beliau telah lolos dari perangkap syetan. Dan ketika beliau membina muridnya untuk mencapai derajat wushul, berarti beliau telah mencapai derajat tersebut. Paling tidak, seorang mursyid adalah orang yang tidak diragukan lagi kemampuan maupuan pengetahuannya.

Sumber : http://www.sufinews.com

7.10.19

MUNAJAT (Do'a) Ayatul Kursi

Ya Allah,Ya Hayyu,Ya Qayyum...Aku memohon kepadaMu sesungguhnya aku bersaksi bahwa Engkau adalah Allah,yang tidak ada Tuhan selain Engkau,Yang Esa,yang menjadi tempat bergantung segala sesuatu,yang tidak beranak dan diperanakan dan yang tidak ada sesuatupun yang setara denganNya...(berdo'a)
Baca Al Fatihah...3 x
Takbir (takbir Lebaran)
Baca Ayat Kursi...3x
Takbir
Do'a
________________________
Do'a (Kunci Karomah Ayat Kursi)
Ya Allah,Ya Hayyu,Ya Qayyum..
saya mohon Kuasa dan Kehendak serta kekuatan Mu,saya minta terbukanya Kunci Karomah Ayat Kursi Mu yang sempurna didalam batang tubuh dan inderaku..
________________________
..contoh do'a lainnya

Ya Allah,Ya Hayyu,Ya Qayyum...sesungguhnya aku memohon kepadaMu bahwa hanya bagiMu segala pujian,tidak ada Tuhan selain Engkau,yang Maha Pengasih lagi Maha Pemberi Karunia,Pencipta langit dan bumi,yang memiliki keAgungan & Kemuliaan...(berdo'a)